Sunday, March 4, 2012

Tip Berburu Mencari rejeki / Nafkah Halal Khusus Muslim

“Tidak ada satu makhluk melatapun di muka bumi kecuali Allah yang menanggung rezekinya, dan Dia yang mengetahui tempat berdiamnya dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh mahfuzh)” (Huud : 6)

Sesungguhnya seorang jiwa tidak akan meninggal sampai Allah menyempurnakan semua rizkinya, maka hendaklah kalian bertakwa kepada Allah dan memperbaik cara mencari rizky tersebut.
Al Hadits
Dalam mejalani kehidupan, seorang hamba seharusnya meyakini bahwa rizkinya telah ditetapkan oleh Allah. Apabila rizkinya habis, maka dia tidak mungkin hidup di dunia.

Golongan manusia dalam menyikapi mencari rezeki

  • Berlebih-lebihan
Menganggap bahwa rizkynya datang dari kepandaian dirinya sendiri, tidak pernah berharap kepada Allah. Bahkan menghalalkan apa yang diharamkan Allah. Dalam hadits diatas disebutkan untuk bertakwa kepada Allah dan memperindah cara mencarinya sesuai tuntunan yang halal dalam syariat dalam mencari nafkah.
  • Menyepelekan
Menganggap bahwa rizkinya akan datang dengan sendirinya tanpa perlu dicari. Walaupun rizky sudah ditetapkan oleh Allah, akan tetapi Nabi tetap memerintahkan kita untuk memperbagus cara mencari riski.

Manfaat mengetahui sebab-sebab diluaskannya riski seorang hamba :

  • Lurus dalam mencarinya
  • Seimbang dalam mencari
  • Dibukakan pintu rahmat
  • Menambah tawakal
  • Memperkuat ibadah
  • Memperindah cara mencari rezeki

Sebab-sebab dilapangkannya rizki seorang hamba

1. Banyak memohon ampun

Maka aku (Nabi Nuh) katakan kepada mereka: “Mohonlah ampunlah kepada Rabb kalian, -sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun-, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat (melimpah ruah membawa kebaikan), dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai (yang penuh dengan kebaikan dan manfaat).” (Nuh 10 – 12)
Dan (Nabi Hud berkata): “Hai kaumku, mohonlah ampun kepada Rabb-mu lalu bertobatlah kepada-Nya, niscaya Dia akan menurunkan hujan yang sangat deras (yang membawa kebaikan) atasmu, dan Dia akan menambahkan kekuatan kepada kekuatanmu (yang sudah kalian miliki), dan janganlah kamu berpaling dengan berbuat dosa.” (Huud : 52)
Imam Al-Hasan Al-Bashri pernah mendapat pengaduan bahwa manusia ditimpa kelaparan dan beliau memberikan solusi untuk memohon ampun kepada Allah. Begitu juga permasalah lain yang menimpa manusia seperti kemiskinan dan kurangnya keturunan. Saat beliau ditanya kenapa melakukannya, maka beliau membawakan ayat di atas.

2. Menjaga diri di atas ketakwaan

Pengertian takwa adalah mengerjakan segala perintah Allah sesuai dengan yang diperintahkan dengan mengharap pahala, serta menjauhi larangan Allah yang telah ditentukan karena takut akan adzab-Nya. Karena dengan ketakwaan inilah seseorang akan dijamin riskinya oleh Allah.
“Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.” (Ath Thalaaq : 2-3)
Sebagian ulama mengatakan bahwa dengan ketakwaan seseorang tidak akan menjadi faqir. Karena Allah akan memberinya kecukupan baik dari sisi dhahir ataupun kecukupan yang lebih besar dari sisi bathin tatkala seseorang bertakwa dengan sebenar-benar ketakwaan. Inilah hakikat dari makna kecukupan, yaitu seseorang akan merasa tenang dengan yang sedikit dan merasa lebih dengan apa yang dianggap kurang oleh manusia.
Diriwayatkan dari sahabat Abu Hurairah bahwa Rasulullah bersabda, “Bukanlah kekayaan itu dengan banyaknya harta benda, tapi kekayaan adalah yang ada di hati” (HR. Bukhari Muslim)

3. Bertawakal kepada Allah

Diriwayatkan dari sahabat Umar bin Khaththab bahwa Rasulullah bersabda, “Andaikata kalian bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benar tawakal, sungguh kalian akan Kami beri rizki sebagaimana burung diberi rizky. Di pagi hari keluar dalam keadaan perut kosong dan kembali dalam keadaan kenyang.” (HR Ahmad)
Rukun agar tawakal terwujud secara nyata
  1. Menyerahkan urusannya kepada Allah
  2. Menjalani sebab-sebab untuk mencapai tujuan tersebut
  3. Meyakini apabila kenikmatan tersebut datang semuanya adalah semata dari Allah
Contoh: Seseorang yang sakit menyerahkan urusan sakitnya kepada Allah, akan tetapi dia tetap berobat, berusaha menyembuhkan penyakitnya. Akan tetapi setelah sembuh dia harus mengatakan bahwa kesembuhannya merupakan karunia dari Allah.
Rasulullah memberikan contoh tawakal dengan burung karena burung tersebut tidak memiliki simpanan makanan. Akan tetapi walaupun dengan kondisi yang demikian, dia di pagi hari keluar mencari riski dalam keadaan perut kosong dan di sore harinya sudah kenyang. Dan burung tersebut tidak hanya berdiam diri di sarangnya, akan tetapi keluar mencari rizky.

4. Mensibukkan diri dengan ibadah

Diriwayatkan dari sahabat Abu Hurairah bahwa Rasulullah mengabarkan bahwa Allah berfirman dalam hadits Qudsi, “Wahai Hamba-hambaku, hendaknya kalian memenuhi waktu (konsentrasi) dengan ibadah, kalau kalian melakukannya Aku akan memenuhi dada kalian dengan kekayaan, dan Aku akan menutupi kefakiran kalian. Kalau kalian tidak melakukannya, Aku akan memenuhi dada kalian dengan kesibukan dan Aku tidak akan menutup kefakiran kalian.”
Maka hendaknya seorang hamba menyibukkan dirinya dengan ibadah dan tetap berusaha mencari rizkinya. Karena dengan berkonsentrasi terhadap ibadah inilah yang akan mempermudah seseorang dalam mencari rizqy.

5. Mensyukuri nikmat-Nya

Allah berfirman, “Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu mengumumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (Ibrahim : 7)
Rukun untuk mewujudkan kenikmatan
  • Memuji Allah dengan lisannya
  • Mengakui dalam hati bahwa semua nikmat tersebut datang dari-Nya. Apapun kenikmatan yang datang kepada kalian maka itu datangnya dari Allah (An-Nisaa : 79)
  • Menggunakan kenikmatan tersebut dalam ketaatan

6. Istiqomah di atas agama

Allah berfirman, “Dan bahwasanya: jikalau mereka tetap berjalan lurus di atas jalan itu (agama Islam), benar-benar Kami akan memberi minum kepada mereka air yang segar (rezeki yang banyak).” (Al-Jin : 16)

7. Menyambung ibadah haji dan umrah

Rasulullah bersabda, “Terus-meneruslah kalian menyambung antara pelaksanaan haji dan umrah, sebab kedua ibadah ini menggugurkan kefakiran dan dosa-dosa sebagaimana api menggugurkan karat di besi”.

8. Menyambung silaturahmi

Diriwayatkan dari sahabat Anas bin Malik bahwa Rasulullah bersabda, “Barang siapa yang senang Allah luaskan rizkinya dan dipanjangkan umurnya, hendaknya dia menyambung silaturahmi.” (HR. Bukhari Muslim)

9. Berinfaq dengan pemberian dari Allah

Allah berfirman dalam hadits Qudsi, “Wahai anak adam berinfaklah, maka akun akan berinfaq kepadamu”
Diriwayatkan dari sahabat Abu Hurairah bahwa Rasulullah bersabda, “Tidak ada satu haripun yang berlalu kecuali ada dua malaikat yang turun, satu malaikat berkata, Ya Allah, berilah kepada orang yang berinfak di hari ini ganti untuknya. Dan malaikat yang lainnya berkata, Ya Allah berikanlah kerugian kepada orang yang tidak berinfak di hari ini.” (HR. Bukhari Muslim)
Diriwayatkan dari sahabat Abu Hurairah bahwa Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya shodaqoh itu tidak pernah mengurangi harta.” (HR. Bukhari Muslim)
Allah berfirman, “Apapun yang kalian infaqkan dari sesuatu, maka Dialah yang akan menggantinya, dan Dialah sebaik-baik pemberi rizky.” (Saba’ : 39)

10. Berinfaq kepada penuntut ilmu

Diriwayatkan dari sahabat Anas bin Malik bahwa datang seorang lelaki kepada Rasulullah mengadukan saudaranya yang belajar kepada Rasulullah dan tidak bekerja, maka dijawab oleh Nabi, “Barangkali kamu mendapat rizky dikarenakan saudaramu.” (HR. Imam Ahmad)
Keberadaan penuntut ilmu ditekankan dalam syariat, karena dengan mereka umat Islam akan mendapatkan manfaat yang sangat banyak.

11. Berbuat baik kepada orang-orang yang lemah

Diriwayatkan dari sahabat Anas bin Malik bahwa Rasulullah bersabda, “Tidaklah kalian itu mendapatkan rizky dan mendapatkan pertolongan kecuali kalau kalian berbuat baik terhadap orang-orang yang lemah diantara kalian.” (HR. Imam Bukhari)

12. Menjaga shalat lima waktu

Diantara cara menjaga shalat lima waktu :
  • Melakukannya di awal waktu yang utama
  • Apabila laki-laki maka shalat di masjid
  • Apabila seorang kepala keluarga maka memerintahkan anggota keluarganya untuk mengerjakan shalat
Allah berfirman, “Dan perintahkanlah kepada keluargamu untuk mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu. Kamilah yang memberi rezeki kepada kalian. Dan akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertakwa.” (Thaahaa : 132)
Ibnu Katsir menafsirkan ayat di atas bahwa apabila seseorang memerintahkan keluarganya untuk mengerjakan shalat dan bersabar terhadapnya, maka dia akan dikaruniakan rizky dari arah yang tidak pernah dia sangka.

Thursday, February 23, 2012

Tempat Les Desain Grafis untuk Pemula di Magelang

Add caption
      Bagi Anda yang yang berminat bekerja di bidang desain grafis/ sekedar menambah wawasan tentang desain grafis tapi belum memiliki keahlian, silahkan les ditempat kami...
materi yang diajarkan adalah corel draw dan photoshop dasar. Anda tidak harus pelajar ataupun lulusan berpendidikan tinggi,  yang terpenting bisa membaca dan menulis..Entah anda profesinya pekerja bangunan, cuman lulusan SD ataupun pembantu rumah tangga sekalipun.Kami jamin,  Jika Anda sudah menguasai materi dasar yang  diajarkan, kami yakin Anda tinggal mengembangkan seni Anda menjadi desainer grafis yang profesional.
Desain Grafis 1
Desain Grafis 2
 Corel Draw

 Adobe Photoshop
Fasttone
 Internet
 Corel Draw
MsWord
 Adobe Photoshop
 Fastone
 Internet
Rp.600.000
Rp.700.000
  1. Daftar langsung belajar, waktu ditentukan sendiri
  2. Lama belajar 1 (satu) bulan
  3. Lama belajar fleksibel 3 (tiga) bulan
  4. Biaya pendaftaran Rp.10.000
  5. Modul/diktat gratis bila pembayaran lunas/ bisa dicicil
Segera daftarkan diri Anda ke Familynet Kedungsari Magelang
Alamat: Mas YUNUS Kedungsari RT 01 Rw 07 no 96 Magelang Utara Kotamadaya Magelang

Tip Berburu Menyukseskan Impian

     Impian adalah satu alasan seseorang memiliki motivasi. Makin tinggi impian makin besar motivasinya. Nah, bila Anda merasa tidak mudah memotivasi diri Anda sendiri, Anda bisa mengingat impian Anda atau belajar dari kesuksesan orang lain. Oleh karena itu, beranilah bermimpi setinggi langit.
Kesuksesan tidak bisa didapat secara instan. Membangun bisnis besar pun memiliki proses panjang, namun ada juga orang yang bisnisnya bisa melejit meskipun dibangun dalam waktu singkat. Semuanya kembali pada usaha, usaha, dan usaha.
 Teori dalam buku The Secret mengatakan :Kita sering menggambarkan impian melalui gambar atau hanya membayangkan tiap detailnya, 99% impian yang tertanam kuat dalam pikiran dapat terwujud. Saat memikirkan impian, pikiran kita akan memancarkan gelombang positif ke seluruh alam. Berdasarkan teori tarik-menarik alam, impian yang terpikir akan memancarkan gelombang ke alam. Karena gelombang selalu dipantulkan ke ruang hampa (bumi seperti ruang kedap udara karena ditutup atmosfer), gelombang yang ada dalam atmosfer akan dipantulkan kembali ke bumi. Nah, suatu ketika saat alam mengembalikan gelombang positif tersebut kepada Anda, alam mengembalikannya dalam wujud nyata impian Anda.
Teori dalam buku The Secret memang betul murni pemikiran manusia meskipun sudah melalui penelitian, analisis, dan pembuktian lainnya.  Namun, meskipun terkesan teoretis, banyak juga yang mempercayainya bahkan membuktikannya. Untuk memperkuat keyakinan terhadap teori The Secret, saya coba membuka al-Quran. Luar biasa, ternyata al-Quran sudah menjelaskan teori ini sebelumnya.
Terbukti sudah. Apa yang ada di pikiran kita itulah yang akan terjadi karena Allah Swt., sudah menjanjikan hal tersebut (wallahualambishowab). Saudaraku, sesungguhnya Allah telah menggariskan kepada seluruh manusia kekayaan, kebahagiaan, dan kesuksesan. Akan tetapi, semua kembali kepada kita. Bagaimana kita bisa berprasangka baik kepada Allah bahwa kita bisa sukses hanya karena Allah Swt. Kuatkan impian Anda, jadikan impian sebagai cita-cita yang harus dipenuhi.
Kenalilah 2 kunci kegagalan, yaitu tidak kuat impiannya dan dalam posisi menyenangkan. Kebanyakan orang jika sudah merasa nyaman, cenderung malas bergerak. Jika impiannya tidak kuat, orang tersebut mudah sekali mundur bahkan berhenti jika terjadi hal-hal yang tidak menyenangkan baginya. Kalau Anda memiliki ciri-ciri di atas, insaflah sadarlah segera karena pintu gerbang kesuksesan sudah menanti Anda. Dan, tentunya Anda layak mendapatkan kesuksesan.
Bagaimana jika kita sudah berada di posisi nyaman? Jawabnya, buatlah diri Anda kepepet ! Ingatlah  Hadist Nabi Muhammad SAW::yang bunyinya  “Ingatlah! lima perkara sebelum lima perkara, ”Sehat sebelum sakit, muda sebelum tua, kaya sebelum miskin, lapang sebelum sempit dan hidup sebelum mati. (Hr. Hakim dan Baihaqi dalama bab Iman. Dan Ahmad dalam bab zuhud dari Ibnu Abbas r.hu).
 Karena itu apabila kita ingin sukses, ingin jaya, ingin bahagia di dunia dan di akhirat tidak ada pilihan lain kecuali kita harus memulainya dengan memanfaatkan waktu sebaik-baiknya, jangan lagi ada umur yang terbuang sia-sia. Jangan lagi ada masa yang habis tiada guna. Jangan menunda-nunda amal perbuatan jika saat ini bisa kita kerjakan tidak usah menunggu besok. Punya waktu sekali gunakan yang berarti, sebab waktu adalah pedang. Demikian kata sayyidana Ali kw jika kita tidak bisa menggunakann pedang itu dengan maksimal dan sebaik mungkin maka ia akan memotong leher kita sendiri.

Wednesday, February 22, 2012

Tip Berburu Tukang Buat Djoran Pancing Tutulan di Magelang

       Bagi anda yang terbiasa dengan memancing di sungai kebanyakan bagi yang sudah profesional dan berpengalaman sangat menyukai dengan seni memancing menggunakan djoran pancing tutulan...Tentunya untuk memodifikasi atau membuat Djoran pancing tutulan itu dibutuhkan keahlian khusus dalam pembuatannya. Membuat pancing tutulan yang rapi dan nyaman dipakai itu tak semudah dengan kata - kata. Butuh kejelian dan ketelitian ketrempilan yang sangat detail. Bila anda belum dapat atau belum bisa membuat Djoran  pancing tutulan, saya sarankan untuk diserahkan pada ahlinya. Sebab Djoran pancing tutulan itu pancing yang di buat oleh tukang ahli dalam pembuatannya  dan djoran  pancing tutulan ini pada umumnya tidak dijual dipertokoan, yang memiliki kebanyakan para pemancing sungai yang cukup profesional. Ciri - ciri Djoran pancing tutulan ini sangat unik : terbuat dari fiber pilihan dan ketipisannya mendekati tipisnya rambut mengenai ringnya begitu kecil sekali. Apalagi kemampuannya dalam mengangkat ikan atau getaran yang sangat terasa jika tuk memancing ikan baik itu ikan kecil ataupun besar. Umumnya juga Djoran pancing tutulan ini cocok sekali untuk berburu ikan melem atau ikan sisik sungai. Pokoknya tak diragukan lagi untuk kemampuannya apalagi penggunannya para pemancing profesional.Jika anda merasa tertarik untuk memiliki pancing tersebut dan belum tau orang yang membuat djoran pancing tutulan tersebut, Saya mempunyai refrensi tukang yang mampu dalam pembuatan djoran pancing tutulan tersebut. kebetulan dia adalah tetangga saya: Namanya Pak LUPI alamatnya adalah Rt 01 RW 07 Kedungsari  Magelang utara Kotamadaya Magelang. Jika anda tertarik silahkan kunjungi rumahnya untuk membuatnya, mengenai tarif, anda bisa rembugan atau berbicara sendiri padanya. Demikian artikel mengenai Djoran Pancing Tutulan.

Tuesday, February 21, 2012

Tip Berburu Tukang Bangunan atau Jasa Membuat Mebel Almari/ Kitcen Set dan Sebagainya dari Kayu-kayu Bekas DI MAGELANG

Dalam membangun rumah atau gedung, tentunya kita memerlukan tukang bangunan. Tanpa tukang bangunan, rumah atau gedung yang kita tempati atau ada disekitar kita sekarang kita tak akan terwujud. Karena tukang bangunanlah yang berjasa mengerjakannya. Baik kontraktor ataupun pemilik proyek memerlukan tukang bangunan. Sayangnya, tidak semua tukang bangunan bisa kita andalkan. Memang, kalau kita tanya, semua tukang pasti menjawab bisa dan mampu, kenyataannya saat diserahi pekerjaan, kualitas kerjanya buruk dan mengecewakan. Ada juga tukang bangunan yang kerjaan belum selesai upahnya sudah habis diminta duluan, giliran menyelesaikan hutang kerjanya malas-malasan. Itu berdasarkan pengalaman teman kami sebagai kontraktor. Ada tukang bangunan yang minta upah harian, namun jam kerjanya tidak sampai satu hari, terlalu banyak istirahat.
Nah, bagaimana memilih tukang bangunan yang baik? Simak tips berikut ini :

1. Pilih tukang bangunan yang bertanggungjawab 
Pertimbangan awal bagi Anda yang ingin memakai jasa tukang bangunan, pilihlah yang memiliki tanggungjawab tinggi. Tanggungjawab ini penting, karena kadang kita tidak bisa setiap detik mengontrol pekerjaan yang kita berikan. Bertanggungjawab dalam artian siap menerima dan memperbaiki komplain kita atas hasil kerjanya. Bahkan siap mengganti material yang sudah digunakan dan harus dibongkar karena salah dalam pengerjaan. Alangkah baiknya jika Anda hanya menggunakan jasa tukang bangunan yang sudah terpercaya sehingga memberikan rasa aman dan nyaman dalam mempercayakan pekerjaan. Sebelum memberi kepercayaan, sebaiknya terlebih dahulu Anda mencari refferensi dari kenalan ataupun keluarga Anda yang pernah memakai jasanya. Refferensi ini penting karena berdasarkan pengalaman si pemberi refferensi.

2. Pilih tukang bangunan yang ahli
 Jangan tergiur dengan upah murah, namun keahliannya meragukan. Karena risiko rugi Anda lebih besar dari sekedar menghemat upah. Pilihlah tukang yang benar-benar ahli dibidangnya. Misalnya tukang bangunan khusus pekerjaan beton bertulang yang disebut tukang batu atau tukang yang ahli dalam bidang perkayuan disebut tukang kayu serta bidang pertukangan lainya. kriteria ahli seorang tukang bangunan dapat diketahui dengan cara melihat bagaimana hasil pekerjaanya serta berapa lama waktu untuk menyelesaian pekerjaan tersebut. Minta perlihatkan bangunan yang pernah dia kerjakan, kemudian konfirmasi pemilik bangunan apa benar tukang tersebut yang mengerjakan bangunannya.
3. Pilih tukang bangunan yang berpengalaman
Tukang bangunan yang berpengalaman akan mempercepat waktu pengerjaan. Karena saat bekerja dia tidak perlu lagi memikirkan teknik pengerjaan, sebab sudah tahu tekniknya dan pernah dia kerjakan sebelumnya. Berbeda dengan tukang yang walaupun mampu namun belum ada pengalaman sebelumnya. Bermacam-macam pelaksanaan pembangunan rumah yang sudah dikerjakan sebelumnya oleh tukang bangunan akan menyebabkan semakin terasahnya kemampuan tukang bangunan. Pengalaman dalam membangun juga akan memberikan hasil terbaik seperti bangunan yang rapi dan tahan lama. Dari itu, dalam memilih tukang bangunan, pilihlah yang berpengalaman. Selain itu juga tukang yang mengerti dan tahu perkiraan bahan bangunan yang dipakai. Serta Mengerti dan paham harga - harga bangunan serta perhitungan pemakaian bahan bangunan sampai jadinya bangunan istilahnya paham betul juga sebagai konsultan bangunan. Dan mampu memanfaatkan barang - barang yang sudah tak terpakai menjadi berguna dan mempunyai Seni yang tinggi dalam membangun.

4. Pilih tukang bangunan yang upahnya sesuai
Perlu Anda tahu, upah jasa antar tukang bangunan tidaklah sama. Satu sama lainnya kadang memiliki standar berbeda. Ada yang minta sekian perhari dan ada yang minta dibawahnya. Pertimbangkan untuk memilih tukang yang upahnya terjangkau agar biaya yang Anda anggarkan tidak membengkak dikemudian harinya. Kecuali itu, kesesuaian upah tukang dengan kemampuan kerjanya perlu juga dipertimbangkan apakah terlalu mahal atau terlalu murah sehingga dalam proses pembangunan dapat terlaksana dengan baik. Pilihlah tukang bangunan yang upahnya sesuai.

Demikian tips memilih tukang bangunan dari teman kami, tentunya ini bagi Anda yang ingin menggarap sendiri proyek bangunan Anda.   
Bila Anda berdomisili di Magelang, dan ingin atau berencana membangun/ mereparasi rumah impian minimalis,  kitcen set, kolam/taman hias dan sebagainya seperti permintaan anda secara person, kami merefensikan atau menyarankan tukang bangunanan yang saya kenal : beliau adalah Pak Soim Suprihadi beralamat : di Kedungsari Rt 01 Rw 07 No 95 Magelang Utara Kotamadya Magelang. Saya menyarankan beliau sebab beliau memiliki kemampuan seperti tips yang saya tulis di atas. Bila anda berminat silahkan temui atau datangi sendiri  rumahnya sesuai alamat yang saya cantumkan tersebut.
Semoga bermanfaat bagi Anda informasi tersebut. 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Monday, February 20, 2012

Tip Berburu Belajar Dari Pengibaratan

Berusaha dalam usaha ibarat menanak nasi, lho kok bisa diibaratkan menanak nasi...kenapa dan ada apa dengan menanak nasi? Menanak nasi diperlukan suatu proses untuk mencapai kematangan yang sempurna yang ditentukan oleh takaran air ataupun sebagainya. Misal yang saya contohkan dari takaran airnya, tentunya takaran air ini tidak boleh kurang ataupun kelebihan. Jikalau takaran airnya kurang tentunya nasinya akan tidak matang dan jikalau airnya kelebihan tentunya tidak akan mencapai kematangan yang sempurna...malahan menjadi bubur...Terus apa yang bisa kita petik dari nilai menanak nasi dengan proses usaha. Begitu juga jikalau kita mau berusaha, tentunya diperlukan proses - proses kematangan dalam berusaha.
Yang diperlukan dalam berusaha yang diperhatikan adalah harus cermat dan akurat dalam memulai usaha. Yaitu suatu persiapan -persiapan yang pas, agar di kemudian hari usaha yang dijalankan bisa matang dengan baik. Nah, berikut ini ada tips - tips untuk menjadikan kematangan dalam usaha:

1. Memiliki Mental Pengusaha
Anda harus mengetahui ciri seorang pengusaha. Asal tahu saja, pengusaha berbeda dengan karyawan. Jika karyawan biasanya cenderung segera menghabiskan gaji bulanannya, Pengusaha tidak! Seorang pengusaha akan menginvestasikan kembali sebagian penghasilan yang diperolehnya untuk mendapatkan penghasilan yang lebih besar lagi. Maka jika Anda ingin memulai usaha, terapkanlah mental pengusaha, bukan mental karyawan.
2. Memilki Visi dan Misi yang Jelas
Anda harus mengetahui visi dan misi dalam berbisnis. Visi dan misi itu bisa menjadi panduan Sampeyan untuk melangkah. Seringkali suatu usaha saat mulai berkembang mengalami kegagalan karena organisasi tersebut tidak memfokuskan diri kepada peningkatan kemajuan bisnis awal, tetapi terlalu banyak mencoba mengembangkan bidang usaha lain. Fokuskan pada satu bisnis dulu; baru kemudian jika Anda sudah matang dalam kesuksesan, anda bisa untuk memulai usaha - usaha yang lain.
3. Memiliki Fikiran berjiwa bisnis
Sebagai calon pengusaha Anda harus berpikiran strategis dan Simpel. yaitu untuk mencari keuntungan dari apa yang diusahakan.
4. Memanfaatkan modal yang kita miliki dengan sebaik - baiknya.
Modal itu bisa berupa uang, harta atau keahlian yang dimiliki.
5. Menentukan Tempat Yang Strategis
. Strategis bisa jadi tempat yg ramai, dekat dg aktivitas warga, atau dekat sekolah, kantor dan kampus. Yang tentunya mencari tempat yang mempunyai konsumen yang mau menerima atau konsumsi produk yang dkita miliki.
6. Kesiapan dalam membuka usaha.
Sudah siap dengan modal dan lahan usaha. Langkah berikutnya adalah siap membuka usaha.Anda harus harus tetap optimis, atau jika diperlukan, Carilah pembimbing yang bisa membimbing dan mengawal selama masa-masa awal buka usaha.
7. Mengetahui seluk beluk kendala dan resiko  kegagalan yang belum dihadapi.
Selalu mengevaluasi usaha yang dijalani tentang kemajuan -kemajuan dan kemunduran - kemunduran dalam usaha yang dievaluasi setiap seminggu sekali/ sebulan sekali / tiga bulan sekali/ setahun sekali...yang tentunya bisa mencari solusi- solusi dalam menghadapi kemunduran ataupun cara meningkatkan kemajuan - kemajuan yang sudah ada ataupun mempertahankan suatu kemajuannya itu.
8. Cerdas Menyikapi Kegagalan
Dalam menyikapi kegagalan (menurut Fuad Muftie), seorang entrepreneur harus segera sadar dan bergerak cepat. Sebab, banyak pengusaha yg setelah sadar; ternyata bisnisnya telah jalan di tempat, atau malah kolaps. Nah (menurut Fuad Muftie) kegagalan tsb krn disebabkn bbrp hal, yakni sbb.:
a. Tidak memisahkan antara keuangan pribadi dg keuangan bisnis/perusahaan. Ini penting bg pemula agar sejak awal memisahkan keuangan perusahaan dan keuangan pribadi. Pemilik berhak mengambil bagian dari penghasilan/keuntungan bisnis. Tapi jumlah dan cara pengambilannya harus jelas tersistem. Dan setelah itu jangan sampai mencampur uang pribadi dan uang perusahaan. Adanya jumlah uang yg tersisa dari bisnis/toko tidak selalu menunjukkan keuntungan perusahaan.
b. Tidak adanya sistem yg baku. Bagi bisnis yg baru dirintis hendaknya mulai disiapkan sistemnya, shg jika mulai membesar, sistemnya sudah bagus. Dan kalau bisnis tidak berkembang, bisa dievaluasi sistem yg ada. Hendaknya dihindari sistem bisnis yg melekat pada pemiliknya; sehingga jika pemilik tidak ada/berhalangan, bisnis tidak ikutan berhalangan. Semakin kecil campur tangan pemilik dalam bisnisnya berarti semakin baik.
c. Sistem perekrutan karyawan yg kurang bagus. Perekrutan karyawan yg bagus biasanya akan menghasilkan karyawan yg bagus juga. Contohnya: Jika ada orang yg meminta pekerjaan dan langsung diberi pekerjaan, maka ia akan merasa “gampang banget gitu loh”. Akan beda jika perekrutan melalui tahap seleksi. Kemudian setelah diperoleh karyawan, kita bilang “Selamat, Anda diterima di perusahaan ini dan Anda telah mengalahkan 100 orang saingan Anda!”. Tentu akan beda semangat kerjanya.
9.Memanfaatkan keuntungan dengan tepat , baik dan benar.
Dengan keuntungan yang besar ataupun kecil tentunya sebagai pengusaha harus bijak dalam menggunakannya. Jangan asal menggunakan keuntungan hanya untuk keperluan yg tidak perlu dan penting. Ingat Anda adalah seorang pengusaha, keuntungan yg sudah Anda peroleh  harus di gunakan untuk memperbesar bisnis Anda. Jadi Anda jangan terlena dengan keuntungan yang didapatkan..
Semoga tips - tips ini menambah wawasan  khasanah ilmu dalam usaha.Sukses selalu untuk Anda?
By : Mohamad Yunus

Monday, February 13, 2012

Tip Berburu Cara Mempelancar Rejeki Ala Muslimin

Setiap orang pasti mendambakan rezeki yang halal, baik, berkah, dan melimpah. Tentu, dengan rezeki tersebut seseorang dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. Dan untuk mendapatkannya, selain dengan bekerja keras secara ikhlas, tuntas dan cerdas, seseorang harus mengetahui amalan-amalan apa saja yang dapat memperlancar turunnya rezeki.

Di antara amalan-amalan tersebut adalah:
Pertama, memperbanyak istighfar dan bertaubat. “Maka Aku katakan kepada mereka: ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.” (QS Nuh [71]: 10-12).

Kedua, meningkatkan ketakwaan. “....Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya.” (QS At-Thalaq [65]: 2-3).

Ketiga, gemar menyambung tali silaturrahim. “Barangsiapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung tali silaturrahim.” (HR Bukhari dan Muslim).

Keempat, gemar mendermakan harta. “Katakanlah: “Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya)”. Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia-lah pemberi rezeki yang sebaik-baiknya.” (QS Saba’[34]: 39).

Kelima, membiasakan ibadah dengan benar. ”Sesungguhnya Allah berfirman, ”Wahai anak Adam, sibukkanlah untuk beribadah kepada-Ku, niscara akan Aku penuhi dadamu dengan kekayaan dan Aku tutup kefakiranmu. Jika tidak kamu lakukan niscaya akan Aku penuhi pada kedua tanganmu kesibukan dan tidak Aku tutup kefakiranmu.” (HR Ahmad).

Keenam, menunaikan ibadah haji dan umrah. ”Lakukanlah haji dan umrah, karena keduanya akan menghapus kefakiran dan dosa sebagaimana api menghilangkan karat besi, emas, dan perak.” (HR Ahmad).

Ketujuh, hijrah di jalan Allah (fisabilillah). ”Barangsiapa berhijrah di jalan Allah, niscaya mereka mendapati di muka bumi ini tempat hijrah yang luas dan rezeki yang banyak. Barangsiapa keluar dari rumahnya dengan maksud berhijrah kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian kematian menimpanya (sebelum sampai ke tempat yang dituju), maka sungguh telah tetap pahalanya di sisi Allah. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS An-Nisa’ [4]: 100).

Kedelapan, tawakkal kepada Allah. ”Seandainya kalian mau bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benarnya, pasti Allah akan memberikan rezeki kepadamu sebagaimana burung yang diberi rezeki, pagi-pagi dia dalam keadaan lapar dan kembali dalam keadaan kenyang.” (HR Ahmad dan Tirmidzi).

Kesembilan, mendawamkan shalat Dhuha. “Barangsiapa shalat Dhuha enam rakaat, ia akan dicukupi kebutuhannya hari itu.” (HR Thabrani dan Abu Darda’).

Kesepuluh, menafkahi penuntut ilmu. Anas bin Malik RA berkata, ”Dulu ada dua orang bersaudara pada masa Rasulullah SAW. Salah seorang menuntut ilmu pada majelis Rasulullah SAW, sedangkan yang lainnya bekerja. Lalu saudaranya yang bekerja itu mengadu kepada Rasulullah SAW (lantaran ia memberi nafkah kepada saudaranya itu). Maka Nabi SAW bersabda, ”Mudah-mudahan engkau diberi rezeki dengan sebab dia.” (HR Tirmidzi). Wallahu a’lam.
Oleh: H Imam Nur Suharno SPd MPdI
republika.co.id